Tentang Saya

nurul iman supardi

nurul iman supardi

Hallo friends, nama saya Nurul Iman Supardi. Saya Lahir di Bengkulu 1 September 1973. Menyelesaikan S1 di Teknik Mesin UGM tahun 1996 dan S2 di Teknik Pertanian UGM 2003. Saat ini saya berprofesi sebagai dosen di Fakultas Teknik Universitas Bengkulu .

Blog ini saya tujukan untuk menyampaikan informasi seputar pengetahuan dan keterampilan dan kadang kala filosofi politik dan pembangunan Indonesia. Besar harapan saya, blog ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi siapa saja dan dapat terus berkembang menjadi lebih baik.

Dengan pengetahuan dan keterampilan serta philosofi yang berpijak pada nilai-nilai luhur bangsa, semoga akan meningkatkan kualitas SDM Indonesia, mandiri dan berdaya saing.

7 Komentar Add your own

    • 2. nurulimansupardi  |  Mei 29, 2009 pukul 1:49 pm

      Salam kembali..saya sudah berkunjung kesana sebelumnya (mungkin) saat mencari informasi tentang perselisihan dalam ummat. Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Balas
  • 3. Carol Tandian  |  September 8, 2009 pukul 9:21 am

    Good day to you Nurul.

    i’m carol from Elite Scientific Instrument. i just want to ask you, adakah kamu tahu di manakah tempat atau supplier RTV 585 di malaysia?

    Best regards.
    Carol Tandian
    Admin Assistant
    Room 3,6th floor,wisma perkasa,jalan gaya,
    P.o.box 11897,
    88821 kota kinabalu, sabah.
    tel: (088) 317 014 Fax: (088) 241 015.

    Balas
  • 4. agus  |  Oktober 2, 2009 pukul 3:54 am

    Ass, pak Iman, saya tinggal di Bekasi, saya bergerak di bidang cetakan atau moulding, nah saya ada PR , yaitu bikin cetakan nya timah hitam atau pb. untuk bandol pancing
    saya dengar ini pakai silikon rubber dan pakai gaya centri fugal
    barang kali bapak bisa bantu kami karena ini masih bagus peluanggnya
    , trimakasih .
    Wass.
    Agus Purwanto

    Balas
    • 5. nurulimansupardi  |  Oktober 2, 2009 pukul 6:08 am

      Terimakasih Pak Agus. Terus terang saya belum tahu tentang proses penuangannya secara detail, tetapi kalo saya nggak salah, mestinya proses untuk pembentukan timah dilakukan dengan cara pelelehan terlebih dahulu ataupun dengan cara pres. Kayaknya kemampuan silikon rubber untuk bertahan pada suhu leleh timah tersebut kurang bagus deh. Menurut saya, cetakan paling bagus mestinya dari logam.

      Balas
  • 6. Roel  |  Oktober 13, 2009 pukul 2:40 pm

    Ass pak Iman, salam kenal pak, saya tertarik dengan resin, saya sedang belajar membuat kerajinan berbahan resin, tapi koq belum berhasil juga ya (tidaksesuai dgn yg diharapkan), kalo membuat adonan resin bening+katalis selalu gak bening, bergelembung dan lama keringya. APakah alat untuk mengaduknya (pake kayu) berpengaruh pada warna hasil adonan pak? terima kasih

    Wass.

    Balas
    • 7. nurulimansupardi  |  November 19, 2009 pukul 1:29 am

      Bergelembung bisa disebabkan karena resinnya sudah tercampur dengan kadar air, atau resinnya sudah terlalu kental akibat terlalu lama tidak di pakai. Untuk menghilangkannya digunakan MMA untuk mengencerkannya kembali sehingga hasilnya lebih bening. Saya juga menggunakan pengaduk dari kayu, tidak ada perubahan pada hasil

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


%d blogger menyukai ini: