Membuat molding resin menggunakan silicone rubber

Mei 25, 2009 at 2:11 am 19 komentar

2

Ketika kita ingin membuat benda dari resin dimana tidak ada cetakan yang tersedia dipasaran ataupun cetakan tersebut memiliki kerumitan yang lebih tinggi, maka salah satu pilihan yang paling feasible untuk dipilih adalah cetakan dari bahan silicone rubber.

Bahan silicone rubber ini bahan dasarnya adalah karet yang telah diolah sedemikian rupa sehingga dalam keadaan dasar dia bersifat liquid (mengalir), namun dengan penambahan hardener dia akan membeku setelah beberapa saat hingga beberapa hari tergantung konsentrasi pencampurannya.

Saat ini, yang saya sering lihat ada ditoko bahan kimia, ada 2 jenis silicone rubber yang dijual, yakni silicone rubber RTV 585 dan RTV 586.

RTV 585 harganya lebih mahal dari RTV 586. Harganya berkisar antara 200-300 ribu perkilo beserta hardenernya. Sementara RTV 586 harganya berkisar antara 150 – 200 ribu perkilo.

Dari sifatnya, setelah membeku, RTV 585 memiliki sifat lebih padat dan kaku bila dibandingkan RTV 586, sehingga umur pakainya jauh lebih lama daripada RTV 586. Namun, RTV 585 tersebut menggunakan hardener yang bereaksi dengan udara, sehingga bila hardenernya lama tidak digunakan, akan membeku dan anda tidak dapat lagi menggunakan silicone rubber nya, karena hardener dan silicone rubber tersebut dijual sepaket.  Saya sendiri memilih menggunakan RTV 586, karena lebih murah dan lebih tahan disimpan.

Berbeda dengan resin, dalam proses pembekuan silicone rubber ini tidak menimbulkan panas, sehingga anda (kalau suka iseng) dapat membuat cetakan bagian tubuh anda menggunakan bahan ini, tapi tentunya hal ini tidak saya sarankan (Tetapi, saya pernah lihat gantungan kunci berbentuk jari, telinga dll pada waktu saya di Yogya, saya pikir ni sipembuat moldingnya iseng amat yah…).

Untuk membuat atau menduplikasi benda rumit, maka anda harus memiliki masternya terlebih dahulu. Master ini dapat anda buat dari bahan kayu, resin, fiberglass, plastik, melamin, tanah liat, dan sebagainya.

Berikut adalah tahapan-tahapan membuat silicone rubber molding untuk desain dasar (ada desain lanjutan, tapi saya akan postingkan pada waktu mendatang).

1. Siapkan silicone rubber, hardener dan master cetakan. Untuk alat bantu saya menggunakan lego dan lilin mainan yang saya pinjam dari anak saya (dia terus menanyakan kapan dikembalikan saat saya membuat cetakn ini), sementara untuk wadah pengaduk -dengan sangat memaksa- saya memakai cawan dari dapur punya istri saya dan mengorbankan pena saya untuk pengaduknya. 

 Untuk masternya saya gunakan model bunga raflesia yang merupakan maskot Bengkulu tempat kelahiran saya.

1

2.  Susun master diatas lilin mainan dan lingkupi dengan lego, buat kotaknya seoptimal mungkin mengingat harga silicone rubber yang cukup mahal. Bagian bagian yang kira-kira memungkinkan merembesnya silicone rubber kita jejali dengan lilin mainan.

3

 

3. Tuangkan silicone rubber secukupnya ke wadah pengaduk, tambahkan hardener lebih kurang 5% dari jumlah silicone rubber . Catatan bahwa, semakin banyak  hardener yang anda gunakan, semakin cepat pula cetakan anda membeku (anda pasti jengkel saat adonan anda sudah membeku sebelum dituang – saya pernah mengalaminya…).

Aduk hingga kedua bahan tercampur merata, kemudian tuangkan keatas master.

5

4.  Setelah selesai, berikutnya menunggu…kalo sedang bernasib mujur, cetakan anda akan membeku dalam waktu 3 jam, tapi kalo sedang sial cetakan anda akan membeku dalam 1 minggu. Sekali lagi, ini tergantung konsentrasi dari campuran yang anda buat.

Anda tidak bisa mengepaskan benar campuran ini, karena silicon ruber bersifat agak lengket, sehingga sulit untuk ditakar, kecuali bila wadah anda memiliki skala ukuran. Saran saya, bila model yang hendak diduplikasi memiliki detail-detail penting yang hendak ditonjolkan, maka gunakanlah konsetrasi yang lebih rendah. Karena, walaupun dia akan membeku selama beberapa hari, tetapi detail tersebut akan tertutupi seluruhnya oleh silicone rubber.

Setelah cetakan membeku, dengan hati hati, lepaskan master dari cetakan. Jangan dipaksa, karena sobekan pada molding akan tercetak pada produk hasil molding tersebut.

6

OKE Selamat mencoba. Kalo udah bisa yang ini, kita akan buat cetakan untuk benda yang lebih rumit

Entry filed under: keterampilan. Tags: , .

Bimbingan Belajar dan Kursus Online Gratis dari e-dukasi.net Cara Mengetahui Harga Website Anda

19 Komentar Add your own

  • 1. Imam_hr  |  Juni 10, 2009 pukul 10:03 pm

    Wah, pengetahuan saya tambah lagi ne,. Mau tanya, kalo buat cetakan kayak pot bunga kecil atau objek yang bulat penuh gimana ya? Kalo contoh mas tadi kan cuma buat satu sisi. Sudah tak bayang2in gak ketemu gimana caranya..
    He, thanks

    Balas
  • 2. Kenny  |  Juni 29, 2009 pukul 4:08 am

    Kalau boleh saya sarankan, lebih baik menggunakan RTV 683 yang baru di pasaran Pak. Kalau menurut saya, lebih bagus dalam hal hardness(flexible), tear strength. Untuk masalah harga, kira-kira sama dengan RTV 586 dan terkadang bisa lebih murah sedikit.

    Balas
    • 3. nurulimansupardi  |  Juli 2, 2009 pukul 1:21 am

      Trims Bung Kenny, sepertinya saya perlu mencoba.

      Balas
  • 4. arthur  |  Juli 1, 2009 pukul 11:24 pm

    trimakasih…saya dapat pengetahuan baru……Tkx
    bpk iman….? gimana caranya master cetakan tidak melekat dengan resin….krna sudah di coba..master cetakan lengket di resin dan tidak bisa di keluarkan….

    Balas
    • 5. nurulimansupardi  |  Juli 2, 2009 pukul 1:24 am

      Saya hampir tidak pernah mengalami cetakan lengket dengan resin. Gunakan cetakan dari bahan plastik, pure melamine, atau silicone rubber. Kalo dari bahan lain, sepertinya anda harus ngolesi mirror glaze terlebih dahulu di cetakannya

      Balas
  • 6. arthur  |  Juli 2, 2009 pukul 10:10 am

    terima kasih..nanti coba di praktekan

    Balas
  • 7. Bobby Joe  |  Juli 15, 2009 pukul 3:35 am

    Pak Iman, apakah silicone rubber hanya bisa digunakan utk moulding saja?
    Apakah ngga bisa kalo dibuat sbg produk cetakan?
    Trs hasil cetakannya bisa lentur/semuanya keras??

    Terimakasih, maaf klo bnyk prtanyaannya…

    Balas
    • 8. nurulimansupardi  |  Juli 16, 2009 pukul 3:25 pm

      Memang maksud saya menyampaikan pengetahuan saya dibidang resin ini adalah agar muncul ide2 kreatif dari bahan resin ataupun juga dari bahan silikon rubber. Sebaiknya langsung dipraktekan aja, nanti akan tahu bahwa penggunaannya tidak hanya sebatas membuat molding tapi juga sebagai barang cetakan. Sifatnya silicon rubber yang telah diberi hardener: keras dan lentur, sifat keras memungkinkan dia mempertahankan bentuk produk cetakan, sementara sifat lentur memudahkan pelepasan produk dari cetakan

      Balas
  • 9. asril fahsan  |  Agustus 4, 2009 pukul 5:23 pm

    assalamualaikum pak iman.
    saya minta tolong pak, saya ada keinginan membuat master cetakan untuk rak(tempat) telur, saya tdk tau bagaimana cara membuatnya. barangkali bpk bisa bantu saya cara membuatnya. terima kasih sebelumnya.

    asril fahsan

    asrilfahsan@yahoo.com

    Balas
  • 10. wahyu  |  Agustus 5, 2009 pukul 8:07 am

    Lagi belajar nih pak,minta penjelasannya dong gmana caranya bikin obyek yg bentuknya bulat penuh n ga kelihatan sambungannya?makasih.Maju terus Nurul Iman Supardi’s…

    Balas
  • 11. farius  |  Agustus 19, 2009 pukul 8:45 am

    trim,s nanbah pengetahuan end wawasan

    Balas
  • 12. Jeeband  |  Agustus 21, 2009 pukul 8:21 pm

    Waaah,..ini nih yang gw cari2 Pak,…..

    Balas
  • 13. Gung wik  |  Agustus 31, 2009 pukul 4:44 pm

    pengetahuan yang saya cari dari dulu… terima kasih ilmu nya

    Balas
  • 14. Fitri  |  September 9, 2009 pukul 3:40 am

    Pak, terima kasih atas infonya. Cetakannya bisa untuk makanan gak ? Kalo saya mau buat cetakan untuk kue atau coklat nantinya aman untuk dikonsumsi gak ya buat bahan kue /coklat yang dicetak ? Kalo mau membuat cetakan logo gimana ya ?

    Terima kasih

    Fitri

    Balas
    • 15. nurulimansupardi  |  September 22, 2009 pukul 11:32 am

      Sebaiknya jangan, karena resin bisa bereaksi dengan bahan makanan akibat panas.

      Balas
  • 16. dipa  |  September 11, 2009 pukul 7:10 am

    Om… ni saya mau bikin benda bulat seperti kelereng.. nah cetakannya bagaimana, apa separoh lingkaran 2 kali terus disambung gitu? nah cetakannya bagaimana.

    Balas
  • 17. William  |  November 2, 2009 pukul 2:17 am

    Salam sukses selalu,
    Senang bisa menambah pengetahuan,
    saya ada kesulitan tentang silikon rubber ini, ketika selesai cetak yang sebelumnya berwarna clear ko tiba2 timbul warna kemerahan, itu disebabkan oleh apa ya??
    awalnya saya pikir karena minyak tanah akan tetapi setelah minyak tanah tidak digunakan kemerhan tetap timbul..
    bagaimana cara mengatasinya pak..??
    terimakasih banyak sebelumnya…

    Balas
  • 18. Iqbal  |  November 17, 2009 pukul 7:07 pm

    Ass, pak iman..
    sblum kita mmbuat cetakan dr silicon rubber, pstinya kita hrus pny master objek / model yg akn dicetak nnti.. nah, yg saya tnykan bgaimna cra mmbuat master modelnya itu? krna saya ingin mmbuat master karakter mainan dr ide saya sndiri (bkn dr master model yg sdh ada).. sperti yg sdng populer saat ini “urban toys”.. bgitu pak.. mohon bntuannya ya pak… terima kasih sebelumnya..
    Wass..

    Balas
    • 19. nurulimansupardi  |  November 19, 2009 pukul 1:43 am

      Masternya bisa dibuat dari kayu, plastisin atau lilin mainan. Saya lebih suka menggunakan plastisin karena lebih mudah diukir dan di bentuk.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

My Photo

tabot bengkulu2

tabot bengkulu3

tabot bengkulu4

tabot bengkulu5

tabot bengkulu6

tabot bengkulu8

13

12

10

6

More Photos
free counters

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Cluster Map

RSS Top Science News

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: